Files
open-isp/CHANGELOG.md
oxpoe 7a5b488882
All checks were successful
CI / test (push) Successful in 3m32s
fix(gowa): tampilkan status HTTP saat QR gagal (401/kredensial)
2026-11-05 15:46:45 +07:00

7.3 KiB
Raw Blame History

Changelog

Format mengikuti Keep a Changelog dan Semantic Versioning.

[0.5.8] — 2026-11-05 — "gowa-qr-error"

Diperbaiki

  • QR GOWA: pesan gagal kini menampilkan status HTTP dan respons GOWA (mis. HTTP 401 — Unauthorized) sehingga penyebabnya langsung terlihat, bukan lagi "pastikan GOWA berjalan".

[0.5.7] — 2026-11-05 — "gowa-podman"

Ditambahkan

  • docker-compose.gowa.yml + .env.gowa.example: menjalankan GOWA (WhatsApp gateway + dashboard/UI) dengan Docker atau Podman Compose, termasuk webhook ke OPEN-ISP dan Basic Auth.

[0.5.6] — 2026-11-05 — "qris-hangus"

Diperbaiki

  • QRIS mengikuti skema hangus: nominal unik hanya untuk satu tagihan (tagihan terbaru). Tagihan lama otomatis void saat tagihan baru terbit, jadi tidak ada tunggakan menumpuk.
  • Kirim tagihan QRIS manual memakai tagihan terbaru (sebelumnya bisa mengambil tagihan lama).

Catatan

  • Nonaktif otomatis setelah 3 bulan menunggak dan hapus akun pada bulan berikutnya tetap berjalan sesuai pengaturan auto_deactivate_months / auto_delete_overdue_enabled.

[0.5.5] — 2026-11-05 — "qris-fix"

Diperbaiki

  • Kode unik bentrok: pengecekan nominal unik sekarang mencakup invoice, voucher, dan donasi sekaligus — mencegah pembayaran dianggap ambigu oleh webhook (dulu bisa tidak diproses sama sekali).
  • Kirim tagihan QRIS manual: gambar QR benar-benar terlampir (path qrcode tidak lagi hardcoded ke /opt/billing-rtrw), nominal di pesan memakai nominal unik, dan placeholder {{qris_kode}} didukung.
  • Kirim tagihan manual memilih tagihan paling lama lebih dulu (sebelumnya tagihan terbaru).
  • Pesan pengingat manual kini jujur saat tidak dikirim (WA/notifikasi OFF, gateway belum siap, atau tidak ada target hari ini), bukan “dijalankan: target 0”.

[0.5.4] — 2026-11-05 — "wa-notice"

Ditambahkan

  • WA ke pelanggan saat tiket gangguan dibuat (web & aplikasi): konfirmasi laporan diterima beserta nomor tiket #TCK-….
  • Notifikasi WA pada Status Layanan: centang "Kirim notifikasi WhatsApp" saat mode berubah ke Gangguan Masal/Perbaikan, dengan target semua pelanggan aktif, per area, atau per router.
  • WA "Layanan Kembali Normal" otomatis saat mode dikembalikan ke NORMAL.
  • Pengiriman broadcast berjalan di latar belakang dengan jeda acak mengikuti whatsapp_broadcast_delay, nomor duplikat digabung, dan hasilnya dicatat di log ([NoticeWA]).

[0.5.3] — 2026-11-05 — "forge-lime"

Ditambahkan

  • Pembatasan wilayah kerja: teknisi & kolektor hanya melihat/menangani pelanggan, tiket, perangkat, dan tagihan di area tugasnya (dukung multi-area). Admin/root tetap penuh.
  • Inventaris gudang: alur stok keluar (FIFO / serial number), retur barang bekas, stock opname dengan selisih otomatis, detail unit per barang, statistik stok, serta harga & supplier.
  • Edit slip payroll: rincian gaji (tunjangan, potongan, bonus, lembur) dapat diubah selama status masih draft; total dihitung ulang otomatis.
  • AI & Self-Healing: provider AI OpenAI-compatible (DeepSeek default, OpenAI, Groq, OpenRouter, custom/Ollama), bot Telegram menjawab pertanyaan admin, dan auto-repair jaringan (status isolir vs tagihan, secret PPPoE hilang/tertukar profil, sesi RADIUS menggantung, IP ACS kosong) dengan toggle on/off di Pengaturan.
  • Security Watchdog: deteksi brute-force login admin/kasir/teknisi/kolektor dan MikroTik, blokir IP sementara, alert suara (TTS soundbox) + notifikasi admin.
  • Batas sesi login: admin/kasir/teknisi/kolektor maksimal 2 sesi per akun, pelanggan 3 sesi; sesi lama diputus otomatis dan session ID dirotasi saat login.

Diperbaiki

  • Tab Status di halaman login pelanggan kini mengikuti setting uptime_url (sebelumnya selalu menuju URL lama status.skyfiber.qzz.io).
  • Kolom API key AI disamarkan (type=password) agar tidak tampil di layar/screenshot.

Dokumentasi

  • 10 screenshot aplikasi (desktop + mobile) di docs/screenshots/.

[0.5.2] — 2026-10-14 — "mirror-gitea"

Diperbaiki

  • Kolom IP Address di GenieACS Pro kini tampil saat mode pencarian (sebelumnya kosong).
  • Menu Update Gitea otomatis disembunyikan pada instalasi tanpa .git (container/Docker), tetap tampil pada instalasi git.

Ditambahkan

  • Badge kelengkapan data di daftar pelanggan: centang hijau = nomor HP + koordinat + ACS lengkap; silang merah = ada yang kurang (tooltip menyebut yang belum).
  • Backend speedtest bawaan (/speedtest/*) kini aktif (LibreSpeed self-hosted, same-origin).
  • isolir-redirect-server dapat dijalankan embedded dalam proses app (opt-out via ISOLIR_REDIRECT_EMBEDDED=0).

[0.5.1] — 2026-10-13 — "pickle-lime"

Diubah

  • WhatsApp kini notifikasi keluar saja (interaksi/bot perintah dimatikan); interaksi dipindah ke Telegram.
  • Telegram jadi pusat monitoring admin: menu + /sistem, /pendapatan, /tunggakan, /tiket, /offline, /aktif, /olt, /trafik.
  • Alert admin/monitoring (staff/GenieACS/cron) dikirim via Telegram (WA fallback).
  • Footer & portal brand-aware (mengikuti company_header).

Ditambahkan

  • Toggle voucher_enabled (Pengaturan → Fitur Opsional) untuk menyalakan/mematikan fitur Beli Voucher.
  • Notifikasi tiket menyertakan Chat Pelanggan (wa.me) + Share Lokasi (Maps).

Diperbaiki

  • Spintax {A|B|C} diproses terpusat (teks/gambar/dokumen).
  • getTechById (notifikasi tiket oleh admin yang sebelumnya gagal).
  • Tabel discount_logs dibuat saat fresh-install (500 di /admin/discounts).
  • .devcontainer + .nvmrc untuk Codespaces (Node 22).
  • Backup DB memakai VACUUM INTO (konsisten walau mode WAL) dan restore diterapkan saat startup (sebelum koneksi DB dibuka); app restart otomatis untuk menerapkan.
  • Logger memutar berkas otomatis (10MB × 5) dan console.* sisi server diarahkan ke logger (log seragam di logs/).
  • settings.json permission di-set 600.

Keamanan

  • npm audit: 16 → 0 kerentanan.
    • Hapus @whiskeysockets/baileys (tidak dipakai).
    • Perbarui axios, multer, brace-expansion, proxy-addr.
    • xlsx → build resmi SheetJS 0.20.3.
    • node-telegram-bot-api 0.66 → 2.1.0 (via adapter v1→v2 internal).
  • Perbaiki bug trust proxy (X-Forwarded-For terbalik → IP bisa dipalsukan).

[0.5.0] — 2026-10-09 — "pickle-lime"

Rilis open-source perdana.

Ditambahkan

  • Billing otomatis, isolir otomatis, pengingat WhatsApp, jam kalong, FUP, sinkron pemakaian.
  • Multi-router MikroTik (PPPoE & hotspot), voucher hotspot, backup konfigurasi.
  • Multi-vendor OLT (Hioso/HSGQ via SNMP; ZTE/Huawei via CLI) + scripts/olt-probe.js.
  • TR-069: ACS bawaan (built-in) + integrasi GenieACS.
  • RADIUS (PAP/CHAP) untuk PPPoE/hotspot.
  • Peta jaringan (Leaflet) admin & teknisi, ODP, jalur kabel.
  • Portal: admin, kasir, teknisi, kolektor, pelanggan (PWA, offline).
  • Notifikasi WhatsApp (GoWA/Baileys) & Telegram.
  • Pembayaran QRIS + webhook, kode unik, gateway opsional.
  • Antarmuka bilingual Indonesia/English.
  • Docker (Dockerfile + docker-compose), data demo (scripts/seed-demo.js).
  • Lisensi ISC + Wiki dokumentasi.

Kredit